KALAPANUNGGALUPDATE.COM | BUMDES Pulosari Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi, — ( 25/3/2026 ). Program ketahanan pangan yang digagas melalui BUMDes Mukti Sari Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, mulai menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Meski baru berjalan selama dua bulan satu minggu, unit usaha peternakan ayam petelur yang dikelola BUMDes ini sudah memperlihatkan hasil nyata.
Sebanyak 1.000 ekor ayam petelur yang dibudidayakan kini telah memasuki fase produktif. Bahkan, hampir 50 persen dari total populasi ayam tersebut sudah mulai bertelur. Capaian ini menjadi indikator awal keberhasilan pengelolaan usaha yang dilakukan secara serius dan terarah oleh pengurus BUMDes bersama masyarakat setempat.
Dalam kegiatan monitoring yang dilakukan di lokasi peternakan, tampak pengelola bersama sejumlah pihak terkait melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi kandang, pakan, hingga hasil produksi telur. Aktivitas panen telur pun mulai dilakukan secara bertahap, menandai dimulainya perputaran ekonomi dari sektor tersebut.
Kepala Desa Pulosari, Dirja Miharja, menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim pengelola BUMDes. Ia menilai, hasil yang dicapai dalam waktu relatif singkat ini merupakan bukti bahwa program ketahanan pangan desa dapat berjalan efektif jika dikelola dengan baik.
“Alhamdulillah, meskipun baru berjalan dua bulan satu minggu, hasilnya sudah mulai terlihat. Dari 1.000 ekor ayam, hampir 50 persen sudah bertelur. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan BUMDes Mukti Sari ke arah yang lebih baik,” ujar Dirja Miharja.
Lebih lanjut, ia berharap program ini tidak hanya menjadi sumber pendapatan bagi desa, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulosari secara berkelanjutan.
BUMDes Mukti Sari sendiri merupakan bagian dari upaya desa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan hasil awal yang menjanjikan, ke depan diharapkan produksi telur akan terus meningkat seiring bertambahnya usia produktif ayam.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi jika dikelola dengan inovasi, kolaborasi, dan komitmen yang kuat.
Kreatif : WR. Editor : WRJ


















