KALAPANUNGGALUPDATE.COM | SUKABUMI – ( 19/10/2026 ). Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kabupaten Sukabumi. Fitriani Arashy Putri Sagara, karateka cilik berusia 9 tahun yang merupakan siswi SDN 5 Gunung Guruh, berhasil meraih medali emas dalam ajang International Open Senkaido Karate Championship Series 8 Tahun 2026 yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 16–18 Oktober 2026.
Tampil mewakili Merdeka United, Fitriani menunjukkan semangat juang dan keberanian dalam mengikuti kompetisi karate tingkat internasional tersebut. Keberhasilannya meraih medali emas menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, sekolah, klub, serta masyarakat Sukabumi.
Prestasi tersebut semakin istimewa mengingat Fitriani masih berusia belia. Di tengah persaingan dengan atlet-atlet dari berbagai daerah, ia mampu menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk berprestasi selama memiliki kemauan, disiplin, dan semangat berlatih.
Medali emas dan piagam penghargaan yang diraihnya menjadi bukti dari perjuangan yang telah dilalui. Pencapaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi Fitriani untuk terus mengembangkan kemampuan dan menapaki perjalanan panjang di dunia olahraga karate.
Orang Tua Berharap Fitriani Tembus Podium Tertinggi
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat dukungan dan pengorbanan kedua orang tuanya, Bayu dan Heni, yang terus mendampingi perjalanan Fitriani dalam mengembangkan bakatnya di bidang olahraga.
Keduanya berharap prestasi ini menjadi langkah awal bagi Fitriani untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi pada masa mendatang.
“Harapan kami, Fitriani bisa terus berkembang, semakin berprestasi, dan suatu saat mampu mencapai puncak podium di kompetisi tertinggi. Kami ingin ia terus bersemangat, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-citanya,” demikian harapan orang tua Fitriani.
Bagi keluarga, medali emas ini bukan sekadar penghargaan, melainkan juga penyemangat untuk terus mendukung proses latihan dan pembinaan agar Fitriani dapat mengukir prestasi yang lebih besar.
Prestasi Atlet Cilik dan Tantangan Dukungan Olahraga Daerah
Di balik kabar membanggakan tersebut, orang tua Fitriani juga menyampaikan kritik sekaligus harapan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan seluruh pihak terkait agar memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan atlet usia dini.
Menurut mereka, potensi anak-anak di daerah sangat luar biasa. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan dukungan nyata, terutama bagi atlet-atlet yang sedang merintis prestasi sejak usia dini.
Selama mengikuti kejuaraan, berbagai kebutuhan seperti biaya pendaftaran, transportasi, dan akomodasi masih harus ditanggung secara mandiri oleh orang tua.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga atlet. Tidak semua orang tua memiliki kemampuan finansial yang memadai untuk membiayai anak-anak mereka mengikuti kompetisi di luar daerah. Akibatnya, kesempatan untuk bertanding dan mengembangkan kemampuan berpotensi hanya dapat dinikmati oleh atlet yang keluarganya mampu menanggung biaya tersebut.
Padahal, kesempatan mengikuti kejuaraan merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet, mulai dari membangun mental bertanding, menambah pengalaman, hingga mengukur kemampuan menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Harapan untuk Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemangku Kepentingan Olahraga
Melalui prestasi Fitriani, orang tuanya berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta pihak terkait lainnya dapat semakin hadir dalam mendukung pembinaan atlet muda di daerah.
Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya berupa apresiasi setelah atlet meraih kemenangan, tetapi juga diwujudkan melalui bantuan biaya kejuaraan, fasilitas latihan yang layak, pembinaan berkelanjutan, serta perhatian terhadap dojo-dojo kecil yang menjadi tempat lahirnya atlet-atlet potensial.
Menurut mereka, pembinaan olahraga yang kuat harus dimulai sejak usia dini. Atlet yang memiliki bakat dan semangat tinggi perlu mendapatkan kesempatan yang sama untuk berlatih, bertanding, dan berkembang tanpa harus terbebani persoalan biaya.
Jangan sampai bibit-bibit juara yangmemiliki potensi besar terpaksa menghentikan perjalanan mereka hanya karena keterbatasan ekonomi.
Dengan dukungan yang tepat, atlet-atlet muda dari Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu terus berkembang, meraih prestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional, serta membawa nama daerah dan bangsa ke panggung yang lebih tinggi.
Medali Emas Menjadi Awal Perjalanan
Keberhasilan Fitriani Arashy Putri Sagara meraih medali emas dalam International Open Senkaido Karate Championship Series 8 Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa prestasi besar dapat berawal dari langkah kecil seorang anak yang tekun berlatih.
Kini, harapan keluarga tidak berhenti pada satu medali emas. Ada cita-cita yang lebih besar untuk masa depan Fitriani, sekaligus harapan agar semakin banyak anak berbakat di Sukabumi memperoleh kesempatan yang sama untuk mengharumkan nama daerah.
Prestasi Fitriani menjadi kebanggaan hari ini. Dukungan terhadap atlet-atlet muda adalah investasi untuk melahirkan juara-juara masa depan.
Reporter: WR
Sumber: Orang Tua Atlet



















