KALAPANUNGGALUPDATE.COM | WALANGSARI KALAPANUNGGAL, SUKABUMI – ( 13/10/2026 ). Di tengah perjuangan melawan luka bakar serius akibat musibah kebakaran di sebuah rumah makan nasi Padang di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, seorang warga Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, kini membutuhkan uluran tangan masyarakat untuk membantu biaya pengobatan dan operasi lanjutan.
Melalui Pemerintah Desa Walangsari, dibuka open donasi peduli sesama untuk membantu Pak Andi, salah satu korban yang masih harus menjalani penanganan medis akibat luka bakar serius yang dialaminya.
Berdasarkan keterangan Kepala Desa Walangsari, Dani Setiawan, kepada Kalapanunggal Update melalui pesan singkat WhatsApp, korban mengalami luka bakar mencapai 90 persen dan membutuhkan penanganan medis secepatnya.
“Luka bakar 90 persen, butuh penanganan cepat. Kita juga akan coba berkirim surat ke pengusaha yang ada di Walangsari,” ungkap Dani Setiawan.
Kronologi Kebakaran di Jakarta Timur
Sebelumnya, Kalapanunggal Update memberitakan peristiwa kebakaran yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026, sekitar pukul 07.30 WIB, di Rumah Makan Nasi Padang Beringin Sawo, kawasan Rawamangun, Jakarta Timur.
Kebakaran tersebut diduga dipicu kebocoran tabung gas di bagian dapur yang berada di lantai tiga bangunan. Sementara itu, lantai satu digunakan sebagai tempat usaha rumah makan dan lantai dua menjadi mes bagi para pekerja.
Peristiwa tersebut menyebabkan empat orang mengalami luka akibat hembusan gas dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Di antara korban terdapat tiga warga Kabupaten Sukabumi, yakni Yusuf (21), warga Cibojong, Desa Pulosari; Dede (25), warga Kampung Tenjolaut, Desa Walangsari; serta Riki (39), warga Limus Amis, Desa Pulosari.
Saat kejadian, seorang perempuan bersama anaknya yang berusia empat tahun dilaporkan melompat dari lantai dua ke atap genteng bangunan di samping rumah makan dalam upaya menyelamatkan diri.
Kabar musibah tersebut membuat keluarga korban bergegas menuju rumah sakit untuk memastikan kondisi anggota keluarga mereka.
Keluarga Sampaikan Tanggung Jawab Pemilik Usaha
Kang Asep, kakak dari Yusuf, menyampaikan kepada Kalapanunggal Update bahwa pihak keluarga telah berkoordinasi untuk mengetahui kondisi korban setelah menerima kabar kebakaran tersebut.
Menurut keterangannya, pihak pemilik usaha atau bos tempat adiknya bekerja telah menyatakan bertanggung jawab terhadap kebutuhan pengobatan korban hingga sembuh.
Meski demikian, kondisi korban yang mengalami luka bakar serius membuat kebutuhan penanganan medis lanjutan menjadi perhatian bersama. Dukungan dan kepedulian masyarakat diharapkan dapat membantu meringankan beban yang dihadapi korban dan keluarganya.
Pemerintah Desa Buka Open Donasi
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya yang tertimpa musibah, Pemerintah Desa Walangsari mengajak masyarakat, para dermawan, serta kalangan pengusaha untuk bersama-sama membantu biaya pengobatan dan operasi lanjutan Pak Andi.
Dalam poster resmi open donasi yang beredar, bantuan dapat disalurkan melalui rekening berikut:
Bank BRI
- Nomor rekening: 409801019076538
- Atas nama: Rahman Taufik
- Keterangan: Kepala Dusun Walangsari
Konfirmasi dan informasi donasi melalui WhatsApp: 0852-8583-3775
Masyarakat yang hendak berdonasi diimbau memastikan kembali informasi penerima dan penyaluran bantuan melalui Pemerintah Desa Walangsari atau kontak yang tercantum pada poster resmi.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa di balik sebuah peristiwa kebakaran, ada korban dan keluarga yang harus berjuang menghadapi dampak panjang, termasuk pemulihan kesehatan dan kebutuhan biaya perawatan.
Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi korban untuk menjalani pengobatan dan menghadapi masa pemulihan.
Mari bersama-sama meringankan beban Pak Andi. Saat saudara kita tertimpa musibah, kepedulian dan gotong royong menjadi kekuatan untuk membantu mereka bangkit kembali. ( RED )
Kalapanunggal Update – Tajam, Terpercaya. Dari Desa untuk Dunia.



















