SPPG Walangsari 2 Berhenti Sementara, Orang Tua Siswa Keluhkan Program Makan Bergizi Gratis Terhenti

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | SPPG Walangsari 2  Kalapanunggal  — ( 21/8/2026 ). Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Walangsari 2 di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, resmi dihentikan sementara. Informasi tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan Nomor 001/SPPGW-2/VIII/2026 tertanggal 08 Agustus 2026.

Dalam surat yang ditandatangani Kepala SPPG Walangsari 2, Ihsan Perdanaffebri, S.Pd, disebutkan bahwa penghentian sementara operasional dimulai sejak 10 Agustus 2026 hingga waktu yang belum dapat ditentukan.

Adapun alasan penghentian sementara tersebut dikarenakan adanya keterlambatan pencairan dana dari pusat, sehingga operasional SPPG belum dapat berjalan sebagaimana mestinya. Pihak SPPG menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penerima manfaat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“SPPG akan kembali beroperasional setelah pencairan dana dari pusat turun dan akan kami informasikan lebih lanjut,” demikian isi pemberitahuan tersebut.

Berhentinya sementara operasional SPPG Walangsari 2 berdampak langsung terhadap sejumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Kecamatan Kalapanunggal.

Di antaranya:

  • MI Bojong Gintung
  • SDN Cigoong
  • SDN Cingenca
  • SMP PGRI 2 Kalapanunggal
  • PAUD
  • B3

Kondisi tersebut pun menimbulkan berbagai keluhan dan harapan dari para orang tua siswa. Mereka berharap persoalan keterlambatan pencairan dana dapat segera diselesaikan agar program penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah bisa kembali berjalan.

Menurut sejumlah orang tua, program tersebut sangat membantu kebutuhan gizi anak-anak selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Penghentian sementara layanan membuat para orang tua berharap adanya solusi dan kepastian agar anak-anak yang menjadi penerima manfaat tidak terlalu lama kehilangan layanan tersebut.

Pengelola Dapur SPPG Walangsari 2, Dani Setiawan, saat dihubungi Via Pesan Singkat Whatsapp, turut berharap agar persoalan keterlambatan pencairan dana dapat segera terselesaikan sehingga aktivitas dapur dan pendistribusian makanan bergizi dapat kembali dilakukan.

Harapan terbesar, menurutnya, adalah agar anak-anak sekolah yang terdampak bisa kembali menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

“Kami berharap keterlambatan pencairan dana ini bisa segera selesai dan operasional SPPG Walangsari 2 dapat kembali berjalan. Karena yang paling terdampak adalah anak-anak sekolah penerima manfaat. Semoga ada solusi dan kepastian secepatnya,” harap Dani Setiawan.

Kini, para orang tua siswa, pihak sekolah, pengelola dapur, serta seluruh penerima manfaat menunggu kabar baik terkait pencairan dana agar SPPG Walangsari 2 dapat kembali beroperasi.

Program Makan Bergizi Gratis dinilai bukan hanya sekadar penyediaan makanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan gizi dan semangat belajar anak-anak. Oleh karena itu, masyarakat berharap penghentian operasional ini hanya berlangsung sementara dan solusi dapat segera diberikan.

Publik kini menanti: kapan dapur SPPG Walangsari 2 kembali mengepul dan makanan bergizi kembali hadir di meja anak-anak sekolah?

 

Penulis/Redaksi: KALAPANUNGGAL UPDATE
Editor: Redaksi

error: Mohon Maaf Tidak Bisa Di Salin ( COPAS ) !!