Viral Modus COD Kendaraan Roda Dua Diduga Pakai Uang Palsu, Warga Cicalengka Bandung Resah

KALAPANUNGGALUPDATE.COM, Warga Cicalengka, Bandung. — ( 20/1/2026 ). Media sosial kembali dihebohkan dengan dugaan modus penipuan jual beli kendaraan roda dua menggunakan sistem Cash On Delivery (COD) yang dilakukan dengan uang palsu. Peristiwa ini viral setelah diunggah ke sejumlah grup Facebook wilayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, dan langsung menuai beragam reaksi dari warganet.

Dalam unggahan yang beredar, terlihat sejumlah lembar uang pecahan Rp100 ribu yang disimpan di dalam kantong plastik putih, diduga uang palsu yang digunakan pelaku saat transaksi. Selain itu, turut beredar tangkapan layar percakapan pesan singkat antara penjual dan pembeli, yang memperlihatkan proses janjian COD hingga kesepakatan lokasi transaksi.

Menurut informasi yang dihimpun dari unggahan warganet, transaksi tersebut berkedok pembelian sepeda motor yang dipasarkan melalui media sosial. Pelaku menghubungi korban menggunakan akun media sosial bernama “Putra Bungsu”, kemudian mengajak bertemu secara langsung untuk melakukan pembayaran COD. Namun nahas, setelah transaksi selesai dan motor berpindah tangan, korban baru menyadari bahwa uang yang diterima diduga kuat palsu.

Unggahan tersebut sontak menyebar luas dan memicu banjir komentar netizen. Banyak warganet mengaku geram dan prihatin, sekaligus mengingatkan warga lain agar lebih berhati-hati saat melakukan transaksi COD, khususnya jual beli kendaraan.

  1. “Sekarang modusna beuki pinter, COD ogé bisa kajadian kitu,” tulis salah satu netizen.
  2. “Lamun jual motor mending di kantor polisi atawa bank, bisa langsung dicek duitna,” timpal netizen lainnya.

Tak sedikit pula yang meminta agar pelaku segera dilaporkan ke pihak berwajib agar tidak memakan korban berikutnya.

Kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat, khususnya warga Cicalengka dan sekitarnya, agar lebih waspada terhadap transaksi jual beli di media sosial. Warganet juga mengimbau agar transaksi bernilai besar dilakukan di tempat aman, ramai, atau melibatkan pihak ketiga seperti bank maupun aparat keamanan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan kejadian tersebut. Namun, viralnya kasus ini diharapkan dapat membuka mata publik agar tidak mudah percaya dan selalu melakukan pengecekan uang secara teliti sebelum menyerahkan barang dalam transaksi COD.

Kreatif : TIM REDAKSI 

Sumber : FB WARGA CICALENGKA