Kalapanunggalupdate.com, Desa Berekah, Bojong Genteng, — ( 21/12/2025 ). Mahasiswa Universitas Indonesia Banking School (IBS) Jakarta melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Berekah pada Minggu, 21 Desember 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Generasi Peduli, Menguatkan Solidaritas Sosial” dan menjadi bagian dari rangkaian Youth Social Project 2025.

Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial generasi muda serta memperkuat nilai solidaritas di tengah masyarakat desa. Melalui pendekatan edukatif dan dialog interaktif, mahasiswa IBS berupaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya peran pemuda dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan berkelanjutan.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Berekah, jajaran perangkat desa, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Berekah, Rahmat Hidayat. Kehadiran unsur pemerintahan desa menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan akademik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Rahmat Hidayat selaku BPD Desa Berekah menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai program yang dilaksanakan mahasiswa IBS memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, khususnya dalam membangun kepedulian sosial generasi muda.
“Kami dari BPD Desa Berekah sangat mengapresiasi kegiatan KKL mahasiswa Indonesia Banking School ini. Tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini, terutama dalam menumbuhkan rasa peduli dan memperkuat solidaritas sosial. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujar Rahmat Hidayat.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa IBS menyampaikan bahwa KKL ini tidak hanya menjadi bagian dari tuntutan akademik, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran langsung di tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus mempererat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat.
Kegiatan Youth Social Project 2025 di Desa Berekah berlangsung dengan tertib dan lancar, ditutup dengan sesi diskusi serta dokumentasi bersama sebagai simbol kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Kontributor : IB. Editor : WR


















