Dua Ruang Kelas SDN Cibeureum Rusak Berat, Video Warga Viral Di Medsos, Netizen Desak Dinas Segera Bertindak

KALAPANUNGGALUPDATE.COM |SDN CIBEUREUM TEGAL BULEUD SUKABUMI. – ( 14/2/2026 ).  Kondisi memprihatinkan menimpa SDN Cibeureum yang berlokasi di Desa Buni Asih, Kecamatan Tegal Buleud, Kabupaten Sukabumi. Dua ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan berat dan dinilai membahayakan keselamatan siswa serta tenaga pendidik.

Dalam video yang diunggah warga dan kini viral di media sosial, tampak bagian atap bangunan sekolah sudah lapuk dan sebagian rangka kayu terlihat rapuh. Genteng banyak yang bergeser bahkan hilang, memperlihatkan kerusakan struktur yang cukup parah. Dinding bangunan juga tampak kusam dan retak, sementara beberapa bagian kayu penyangga terlihat keropos dimakan usia.

Unggahan tersebut langsung menuai beragam komentar dari netizen. Banyak warganet menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi sekolah tersebut. Mereka berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kasihan anak-anak belajar dalam kondisi seperti itu, takut ambruk,” tulis salah satu netizen dalam kolom komentar. Komentar serupa terus berdatangan, mendesak adanya perhatian serius dari pemerintah daerah.

Warga setempat menyebutkan, kerusakan dua ruangan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan semakin memburuk saat musim hujan. Air kerap masuk ke dalam kelas ketika hujan deras turun, sehingga proses belajar mengajar menjadi terganggu. Bahkan, kekhawatiran akan potensi atap roboh membuat pihak sekolah harus ekstra waspada.

Masyarakat berharap dinas terkait segera melakukan survei lapangan dan memasukkan perbaikan SDN Cibeureum ke dalam prioritas rehabilitasi bangunan sekolah. Mengingat sekolah merupakan fasilitas vital bagi masa depan generasi penerus bangsa, kondisi bangunan yang aman dan layak menjadi kebutuhan mendesak.

Viralnya video ini diharapkan menjadi alarm bagi pihak berwenang agar segera mengambil langkah konkret. Warga Desa Buni Asih dan para orang tua siswa kini menanti respons cepat dari pemerintah demi keselamatan dan kenyamanan anak-anak dalam menuntut ilmu.

( Kreatif : WR Sumber : Akun FB Syaefah )