KALAPANUNGGALUPDATE.COM | SURADE SUKABUMI – ( 17/10/2026 ). Peristiwa dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa seorang ibu rumah tangga berinisial NK (30) menggemparkan warga Kampung Bojongsempor, Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Korban yang tengah mengandung anak ketiganya diduga mengalami penganiayaan berat oleh suaminya sendiri, N (42), pada Jumat malam, 16 Oktober 2026.
Dikutip dari Sukabumiupdate.com, peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Korban dilaporkan mengalami luka serius akibat dugaan sabetan senjata tajam jenis golok di sejumlah bagian tubuh, termasuk leher, dahi atau kepala, serta wajah.
Insiden ini sontak menjadi perhatian masyarakat setempat. Terlebih, korban diketahui telah memiliki dua anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan kini tengah mengandung anak ketiga.
Korban Dievakuasi dalam Kondisi Luka Serius
Di tengah situasi darurat, korban segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Berdasarkan keterangan warga sekitar, NK dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 22.00 WIB menggunakan ambulans desa yang kebetulan melintas di dekat lokasi kejadian.
“Korban dibawa ke rumah sakit sekira pukul 22.00 WIB menggunakan ambulans desa yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian,” ujar salah seorang warga setempat, sebagaimana dikutip Sukabumiupdate.com.
Pertolongan medis tersebut menjadi langkah penting untuk menangani luka-luka yang dialami korban setelah insiden dugaan penganiayaan itu.
Setelah menjalani perawatan intensif, kondisi NK dilaporkan berangsur membaik hingga akhirnya diperbolehkan pulang. Untuk sementara waktu, korban berencana tinggal bersama orang tuanya di Kampung Cikole, Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, guna menjalani pemulihan sekaligus mencari perlindungan.
Warga Mengaku Terkejut, Tak Pernah Mendengar Pertengkaran
Di balik peristiwa tersebut, warga sekitar mengaku terkejut. Pasalnya, sebelum kejadian, mereka mengaku tidak pernah mendengar adanya perselisihan atau pertengkaran antara korban dan suaminya.
Kabar dugaan kekerasan yang menimpa NK pun memunculkan keprihatinan, terlebih mengingat kondisi korban yang sedang hamil serta keberadaan dua anaknya yang masih kecil.
“Sebelumnya tidak terdengar ada cekcok atau pertengkaran. Korban punya dua anak, yang satu laki-laki masih kelas 5 SD dan satunya lagi perempuan kelas 1 SD. Kabarnya korban juga sedang hamil lagi,” tutur seorang tetangga korban.
Keterangan tersebut menggambarkan keterkejutan warga atas insiden yang terjadi di lingkungan mereka. Namun, penyebab maupun latar belakang dugaan penganiayaan itu masih belum diketahui secara pasti.
Kepala Desa Benarkan Kejadian, Terduga Pelaku Disebut Ditangkap
Kepala Desa Sirnasari, Miftahudin, membenarkan adanya peristiwa dugaan penganiayaan berat yang menimpa salah seorang warganya.
“Benar, ada kejadian tersebut di Desa Sirnasari. Saat ini kasusnya sudah ditangani oleh pihak kepolisian,” kata Miftahudin saat dikonfirmasi Sukabumiupdate.com, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Ia juga menyebutkan bahwa terduga pelaku telah ditangkap. Meski demikian, keterangan lebih lanjut mengenai kronologi lengkap, motif, serta perkembangan proses hukum masih menunggu penjelasan resmi dari pihak kepolisian.
Hingga berita ini disusun, tim Sukabumiupdate.com masih berupaya meminta konfirmasi kepada Polsek Surade maupun Polres Sukabumi untuk memperoleh informasi lebih terperinci terkait dugaan tindak pidana tersebut.
Polisi Diharapkan Mengungkap Motif dan Proses Hukum
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga, terutama perempuan yang berada dalam kondisi rentan.
Publik kini menantikan penjelasan resmi kepolisian mengenai penyebab kejadian, dugaan keterlibatan terduga pelaku, serta langkah hukum yang akan ditempuh.
Di tengah proses penanganan perkara, kondisi korban dan keselamatan kedua anaknya juga menjadi perhatian. Sementara itu, seluruh dugaan tindak pidana dalam kasus ini tetap harus dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku.
Penulis : WR
Sumber : sukabumiupdate.com



















