KALAPANUNGGALUPDATE.COM | BOJONGGENTENG, 9 September 2026 — Semangat dan antusiasme ditunjukkan MI BPPI Bojonggintung dalam mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan MI BPPI Bojonggenteng ini diikuti para siswa madrasah ibtidaiyah dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kalapanunggal, Kabandungan, dan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.
OMI 2026 tersebut melibatkan peserta dari 18 madrasah ibtidaiyah (MI). Bagi MI BPPI Bojonggintung, keikutsertaan dalam ajang ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan pengalaman berharga dalam membangun kepercayaan diri, keberanian, kedisiplinan, sportivitas, serta mental yang tangguh.
Pada cabang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), kompetisi berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB dengan jumlah peserta sebanyak 41 siswa. Sementara itu, bidang Matematika (MTK) dilaksanakan pukul 15.30–17.30 WIB dan diikuti 44 peserta.
Kepala MI BPPI Bojonggintung, Sri Yuliawati, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya atas terselenggaranya OMI 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus merasakan secara langsung pengalaman mengikuti kompetisi.
“Kami berharap keikutsertaan anak-anak dalam kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berharga. Mereka belajar mengikuti kompetisi, menghadapi tantangan, dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki. Mudah-mudahan pengalaman ini juga dapat membentuk mental anak menjadi lebih kuat, berani, dan percaya diri,” ujar Sri Yuliawati.
Menurut Sri Yuliawati, kompetisi di tingkat madrasah ibtidaiyah memiliki nilai penting dalam proses pendidikan. Sebab, keberhasilan seorang siswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter dan kesiapan mental dalam menghadapi berbagai tantangan.
Melalui OMI, para siswa didorong untuk belajar sportivitas, disiplin, tanggung jawab, keberanian, serta kemampuan menerima hasil kompetisi dengan lapang dada. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal positif bagi perkembangan mereka, baik dalam pendidikan maupun kehidupan di masa mendatang.
Sri Yuliawati juga berharap OMI 2026 dapat menjadi momentum bagi siswa untuk semakin mengenali dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Yang terpenting anak-anak mendapatkan pengalaman. Menang atau kalah adalah bagian dari proses. Mudah-mudahan mereka semakin termotivasi untuk belajar, berani tampil, dan memiliki mental yang kuat,” tuturnya.
Selain menjadi ajang kompetisi akademik, pelaksanaan OMI 2026 di MI BPPI Bojonggintung juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarmadrasah dari Kecamatan Kalapanunggal, Kabandungan, dan Bojonggenteng.
Semangat mengikuti OMI 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, percaya diri, sportif, berani menghadapi tantangan, serta siap meraih prestasi.
Bagi MI BPPI Bojonggintung, keterlibatan dalam OMI 2026 menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengembangkan bakat, kemampuan, dan potensi terbaiknya. Sebab, setiap pengalaman yang diperoleh anak hari ini merupakan bagian dari proses membangun generasi yang lebih berprestasi dan bermental tangguh di masa depan.
Reporter: Iwan Baskara
Editor: AYI



















