KALAPANUNGGALUPDATE.COM | KRIMINAL – ( 5/7/2026 ). Sebuah toko grosir di Kampung Ranji RT 26 RW 04, Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, diduga menjadi sasaran aksi pencurian dengan modus membobol atap bangunan. Akibat kejadian tersebut, pemilik toko diperkirakan mengalami kerugian mencapai sekitar Rp10 juta.
Peristiwa tersebut diduga terjadi pada malam Minggu (5/7/2026). Namun, hingga kini waktu pasti aksi pencurian belum dapat dipastikan lantaran di lokasi usaha belum terpasang kamera pengawas (CCTV).
Pemilik toko yang akrab disapa Om Icang mengaku baru mengetahui tokonya telah dibobol saat hendak membuka usaha. Saat dilakukan pemeriksaan, sejumlah barang dagangan diketahui telah raib.
“Perkiraan kejadiannya terjadi pada malam Minggu, tetapi kami belum bisa memastikan jam berapa karena di toko memang belum ada CCTV,” ujar Om Icang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga masuk ke dalam bangunan dengan cara memanjat tiang Telkom yang berada di samping toko. Setelah itu, pelaku diduga membobol bagian atap untuk masuk ke dalam toko tanpa diketahui warga sekitar.
Sejumlah barang dagangan yang dilaporkan hilang di antaranya berbagai merek rokok, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya. Dari hasil pendataan sementara, total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.
Meski mengalami kerugian yang cukup besar, hingga berita ini ditulis korban mengaku belum melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum.
“Kami memang belum membuat laporan ke pihak berwajib,” tegas Om Icang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha agar meningkatkan sistem keamanan tempat usahanya, mulai dari pemasangan kamera pengawas (CCTV), penguatan akses masuk bangunan, hingga pemeriksaan rutin terhadap titik-titik yang berpotensi menjadi celah bagi pelaku kejahatan.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui atau menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar guna mencegah terulangnya tindak kriminal serupa.
Reporter : AGUS YI



















