Budidaya Kumis Kucing Jadi Peluang Baru, Lahan Kosong Disulap Jadi Sumber Manfaat Oleh Warga Ciseupan Pulosari

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | CISEUPAN Desa Pulosari Kecamatan Kalapanunggal – ( 4/5/2026 ).  Pemanfaatan lahan kosong kini mulai dilirik sebagai peluang produktif oleh masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sari Tani di Kampung Ciseupan RT 18, Desa Pulosari, yang mengembangkan budidaya tanaman herbal kumis kucing (Orthosiphon aristatus) sebagai alternatif pengganti tanaman sayuran.

Langkah ini tidak hanya memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak tergarap, tetapi juga membuka peluang ekonomi berbasis tanaman herbal yang memiliki nilai jual dan manfaat kesehatan tinggi.

Menurut Ketua Poktan Sari Tani, budidaya kumis kucing tergolong mudah dan tidak ribet, sehingga cocok dikembangkan oleh masyarakat luas.

“Yang penting ada niat dan kemauan. Tanaman ini tidak membutuhkan perawatan rumit, namun manfaatnya sangat besar,” ujarnya.

Proses Budidaya Sederhana dan Mudah

Dalam praktiknya, warga cukup memanfaatkan lahan kosong dengan penanaman sederhana. Perawatan meliputi penyiraman rutin dan pembersihan gulma. Hasil panen berupa daun dan biji kemudian dikumpulkan untuk diolah atau dijual.

Poktan juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin belajar maupun ikut menanam.

Bagi yang berminat, dapat langsung menghubungi pihak Poktan atau Redaksi www.kalapanunggalpdate.com

Kaya Manfaat Kesehatan

Tanaman kumis kucing telah lama dikenal sebagai obat herbal tradisional dengan berbagai khasiat, di antaranya:

  • Menyehatkan ginjal & saluran kemih
  • Membantu melancarkan buang air kecil dan membersihkan bakteri.
  • Menurunkan tekanan darah
  • Kandungan sinensetin membantu melebarkan pembuluh darah.
  • Mengontrol gula darah
  • Baik untuk membantu menjaga kestabilan pada penderita diabetes.
  • Meredakan rematik & asam urat
  • Mengurangi peradangan dan nyeri sendi.
  • Mengatasi gangguan pernapasan & alergi
  • Bersifat antibakteri dan antiinflamasi.
  • Detoksifikasi tubuh
  • Membantu mengeluarkan racun melalui urin.

Peluang Terbuka untuk Masyarakat

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi warga lain untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan lahan kosong. Selain meningkatkan nilai ekonomi, budidaya tanaman herbal juga mendukung gaya hidup sehat berbasis alam.

“Silakan bagi yang mau menanam, kami terbuka untuk berbagi ilmu. Ini peluang bersama,” tambah perwakilan Poktan.

( IB )