Dugaan Pengalihan Bayi Oleh Oknum Perawat Di RS, Ibu Mengaku Hampir Kehilangan Buah Hati

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | BANDUNG JAWA BARAT – ( 9/4/2026 ). Sebuah video yang beredar di media sosial memicu perhatian publik setelah seorang ibu membagikan pengalamannya terkait dugaan pengalihan bayi oleh oknum perawat di salah satu rumah sakit di wilayah Jawa Barat.

Dalam video tersebut, ibu yang tampak masih berada di lingkungan rumah sakit itu menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya. Ia mengaku sempat menunggu cukup lama tanpa adanya kejelasan dari pihak tenaga medis terkait kondisi bayinya. Awalnya, ia mendapat informasi bahwa kondisi anaknya sudah membaik.

Namun, kecurigaan mulai muncul saat ia mendapat kabar dari bisikan hatinya bahwa bayinya berada di lantai atas dan sedang dibawa oleh orang lain. Tanpa menunggu lama, ibu tersebut segera menuju lokasi yang dimaksud.

“Pas saya ke atas, anak saya sudah ada di tangan orang lain. Untungnya belum dibawa jauh,” ungkapnya dalam video tersebut.

Ia kemudian menyoroti kesamaan pakaian dan selimut yang dikenakan bayi tersebut dengan miliknya, yang semakin menguatkan keyakinannya bahwa bayi itu adalah anaknya. Situasi sempat memanas ketika ia mempertanyakan hal tersebut kepada pihak yang membawa bayi.

Menurut penuturannya, oknum perawat yang terlibat sempat memberikan penjelasan yang dinilai tidak masuk akal. Bahkan, disebutkan bahwa bayi tersebut hampir saja diserahkan kepada pihak lain dengan alasan yang tidak jelas.

“Saya sudah panggil-panggil petugas, tapi tidak ada respons. Kalau sampai anak saya dibawa jauh, bagaimana nasib saya?” ujarnya dengan nada emosional.

Ia juga menyampaikan kekecewaannya terhadap sistem pengawasan di rumah sakit tersebut. Menurutnya, kejadian seperti ini sangat berbahaya dan tidak seharusnya terjadi, mengingat bayi merupakan tanggung jawab penuh pihak rumah sakit selama dalam perawatan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait kejadian tersebut. Namun, video ini telah menuai berbagai reaksi dari warganet yang mendesak adanya investigasi menyeluruh dan tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti bersalah.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan standar keamanan dan prosedur identifikasi bayi di fasilitas kesehatan, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

(Tim Redaksi)