KALAPANUNGGALUPDATE.COM | KABUPATEN SUKABUMI. – ( 17/2/2026 ). Ratusan tokoh agama, guru madrasah diniyah, serta elemen masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi dijadwalkan menggelar Istigosah dan Dzikir Akbar pada Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan yang akan dipusatkan di Pendopo Kabupaten Sukabumi ini menjadi bentuk dukungan moral dan spiritual kepada Pemerintah Daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah di tengah dinamika sosial yang berkembang, termasuk adanya aksi demonstrasi oleh LSM RIB.
Agenda keagamaan ini merupakan ikhtiar batin kolektif untuk memohon keselamatan, ketenangan, dan kebijaksanaan bagi para pemimpin daerah agar senantiasa diberi kekuatan dalam mengemban amanah demi kemaslahatan masyarakat. Hingga Selasa (17/02/2026), jumlah peserta sementara tercatat telah mencapai lebih dari 700 orang dan diperkirakan terus bertambah.
Kegiatan berada di bawah penanggung jawab KH. Abdullah, S.Pd.I., M.M.Pd, dengan koordinasi lapangan oleh A. Burhanudin, SH; H. Ijam Jamaludin, M.Pd.I; dan Abdul Hanan Fauzi, S.Pd.I. Sementara itu, juru bicara kegiatan diamanahkan kepada H. Isman Indosopa, S.H.I., S.Pd.I., M.Pd dan H. Lukmanul Hakim, S.Pd.I., M.Pd.
Aspek keamanan turut melibatkan unsur panitia bersama Laskar Madrasah Diniyah (Laskar Madin) guna memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan khidmat.
Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Kalapanunggal, H. Rojai, MM, dalam pesan suara WhatsApp pada Selasa (17/02/2026), menyampaikan pernyataan sikap sekaligus ajakan kepada seluruh guru Madrasah Diniyah untuk hadir dan berpartisipasi aktif.
“Kami mengajak seluruh guru Madrasah Diniyah dan insan pendidikan keagamaan, khususnya di Kecamatan Kalapanunggal, untuk bersama-sama hadir dalam Istigosah dan Dzikir Akbar ini. Kehadiran kita merupakan bentuk tanggung jawab moral dan spiritual dalam menjaga persatuan umat serta mendukung ikhtiar Pemda Kabupaten Sukabumi agar senantiasa diberi kekuatan, kebijaksanaan, dan perlindungan Allah SWT,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran guru madrasah tidak hanya mendidik generasi di ruang kelas, tetapi juga menjadi teladan dalam menyejukkan kehidupan sosial melalui nilai-nilai keagamaan yang moderat dan menenangkan.
Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini murni bernuansa keagamaan dan kebangsaan, tanpa muatan kepentingan lain. Fokus utamanya adalah mempererat ukhuwah, menjaga stabilitas sosial, serta meneguhkan sinergi antara ulama, pendidik, dan pemerintah dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang damai, harmonis, dan berkeadaban.
Melalui Istigosah dan Dzikir Akbar ini, diharapkan suasana aman dan penuh keberkahan senantiasa menyelimuti Kabupaten Sukabumi, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi membangun daerah dengan semangat persatuan dan kedamaian.
Reporter : AGUS YI
Editor : WR


















