Forkopimcam Bojonggenteng Keluarkan Himbauan Resmi: Gerakan Infak Dan Sedekah Setiap Jumat Untuk Orang Tua PAUD

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | KECAMATAN BOJONGGENTENG KABUPATEN SUKABUMI. – ( 11/2/2026 ). Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, resmi mengeluarkan surat himbauan tentang Gerakan Pengumpulan Infak dan Sedekah yang ditujukan kepada para orang tua peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), termasuk TK, PAUD, PAUDQU, TPA, dan lembaga sejenis.

Surat bernomor 400.5/01/Forkopimcam/2026 tertanggal 23 Januari 2026 tersebut menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan nilai keimanan, kepedulian sosial, serta karakter gemar berbagi di lingkungan keluarga dan masyarakat sejak usia dini.

Dalam isi surat dijelaskan, gerakan ini bertujuan untuk membiasakan orang tua bersikap peduli dan gemar berbagi, menanamkan nilai-nilai keagamaan dan sosial sejak dini kepada anak, serta menghimpun dana infak dan sedekah yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, bantuan kepada yang membutuhkan, serta kepentingan kemanusiaan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Gerakan ini direncanakan dilaksanakan secara rutin setiap Hari Jumat. Forkopimcam menegaskan bahwa pelaksanaannya bersifat sukarela, tanpa paksaan, dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta didik dan orang tua.

Selain itu, pengelolaan dana yang terkumpul diharapkan dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemanfaatannya pun diarahkan untuk kegiatan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan sehingga memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.

Dalam penutup surat tersebut, Forkopimcam Bojonggenteng menyampaikan harapan agar seluruh pihak dapat mendukung dan melaksanakan gerakan ini dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab, demi terwujudnya orang tua yang berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama.

Surat himbauan ini ditandatangani oleh Camat Bojonggenteng, Danramil Parungkuda, serta Kapolsek Bojonggenteng sebagai bentuk sinergi unsur pimpinan kecamatan dalam mendukung penguatan nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan semangat berbagi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya yang tumbuh dan mengakar di lingkungan keluarga serta dunia pendidikan sejak dini.

( Reporter : RH.    Editor : WR )