KALAPANUNGGALUPDATE.COM, KALAPANUNGGAL, KABUPATEN SUKABUMI. – ( Berdasarkan pantauan citra satelit Himawari-9 Enhanced IR milik BMKG pada Rabu malam (29/01/2026), terlihat aktivitas awan konvektif cukup signifikan yang membentang di wilayah Pulau Jawa, termasuk Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya.

Wilayah Kecamatan Kalapanunggal terpantau berada di jalur awan hujan dengan dominasi warna hijau, kuning hingga merah pada citra satelit. Kondisi ini mengindikasikan pertumbuhan awan Cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai hembusan angin kencang dan petir dalam beberapa jam ke depan.

Selain hujan, pola sebaran awan yang memanjang dari barat ke timur menunjukkan adanya konvergensi angin di wilayah Jawa Barat. Situasi tersebut berpotensi memicu angin bertiup cukup kencang, terutama saat hujan berlangsung, yang dapat berdampak pada aktivitas warga, seperti pohon tumbang, atap rumah rusak, hingga gangguan lalu lintas.
BMKG mengimbau masyarakat Kalapanunggal untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang berada di wilayah rawan longsor, bantaran sungai, serta pengguna jalan pada malam hingga dini hari. Nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di area terbuka juga disarankan menghindari lokasi rawan saat cuaca ekstrem terjadi.
Cuaca diperkirakan bersifat fluktuatif, sehingga warga diharapkan terus memantau informasi resmi dari BMKG serta mengikuti imbauan dari pemerintah daerah dan aparat setempat demi keselamatan bersama.
Pantau cuaca, waspada bencana, dan utamakan keselamatan.
Kreatif : WR
Sumber : BMKG


















