Diserang Lebah Hutan Saat Mencari Rumput, Warga Tegallega Selamat Berkat Aksi Heroik Petani Sawah

KALAPANUNGGALUPDATE.COM, BUNGBULANG – Suasana tenang area persawahan Demplu, Desa Tegallega, Kecamatan Bungbulang, mendadak berubah mencekam. Seorang petani lanjut usia, Oyom (66), harus berjuang antara hidup dan mati setelah diserang gerombolan lebah hutan saat sedang mencari rumput, Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Insiden mengerikan itu terjadi secara tiba-tiba. Tanpa peringatan, ratusan lebah hutan keluar dari sarangnya dan langsung menyerang tubuh korban. Dalam kondisi panik dan kesakitan, Pak Oyom berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menyusuri area sawah dan saluran air. Namun nahas, korban sempat terjatuh beberapa kali, tubuhnya dipenuhi sengatan lebah yang terus mengejar tanpa ampun.

Situasi kritis tersebut disaksikan oleh Mang Engkus, seorang petani yang tengah bekerja tak jauh dari lokasi kejadian. Menyadari nyawa seseorang terancam, Mang Engkus tanpa ragu berlari menghampiri korban. Dengan penuh keberanian, ia menarik Pak Oyom ke dalam kolam untuk mengurangi serangan lebah yang masih mengepung.

Tak berhenti di situ, demi menyelamatkan korban, Mang Engkus bahkan melakukan tindakan nekat namun penuh kepedulian. Ia membakar beberapa potong pakaian miliknya sendiri guna mengusir sisa-sisa lebah yang masih beterbangan di sekitar korban. Aksi heroik tersebut akhirnya berhasil membuat situasi lebih terkendali.

Setelah korban relatif aman, Mang Engkus segera menghubungi Kepala Desa menggunakan ponsel milik anaknya untuk melaporkan kejadian darurat tersebut. Tak lama berselang, korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Bungbulang guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Identitas Korban

  • Nama: Oyom
  • TTL: Garut, 15 Juli 1959
  • Alamat: Kp. Naringgul, RT 001/002
  • Desa: Tegallega
  • Kecamatan: Bungbulang
  • Pekerjaan: Petani/Pekebun
  • Pelapor
  • Nama: Epa Abdul Ajid

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi warga, khususnya para petani dan pencari rumput, agar lebih waspada terhadap keberadaan sarang lebah hutan yang kerap tersembunyi di area persawahan dan kebun. Keberanian dan kepedulian Mang Engkus pun menuai apresiasi warga, karena tanpa aksi cepat tersebut, nyawa korban bisa berada dalam bahaya yang jauh lebih besar.

“Ini bukan sekadar pertolongan, tapi perjuangan kemanusiaan di tengah sawah,” ujar salah seorang warga setempat.

Kreatif ; TIM REDAKSI 

Sumber : Akun FB Dan Berbagai Sumber