KALAPANUNGGALUPDATE.COM, Kalapanunggal. – ( 27/12/2025 ). Berdasarkan pantauan citra satelit Himawari-9 BMKG pada Jumat malam, 26 Desember 2025, terdeteksi pertumbuhan awan hujan dengan intensitas cukup signifikan di wilayah Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, dan sekitarnya. Kondisi ini mengindikasikan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Pada citra satelit, wilayah Sukabumi dan sekitarnya terlihat tertutup awan konvektif tebal dengan suhu puncak awan yang sangat dingin. Pola ini merupakan ciri awan Cumulonimbus, yang berpotensi memicu cuaca ekstrem, terutama pada malam hari hingga dini hari.
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh tingginya kelembapan udara dan aktifnya dinamika atmosfer di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Hal ini mendukung pembentukan awan hujan yang meluas dan bergerak secara aktif, termasuk di wilayah Kalapanunggal, Parakansalak, Kabandungan, hingga Cisaat.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang bermukim di daerah rawan longsor dan aliran sungai. Hujan lebat yang berlangsung dalam durasi cukup lama berpotensi menimbulkan genangan, banjir lokal, serta tanah longsor.
Selain itu, warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho, serta mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin. Pengendara juga diharapkan lebih berhati-hati karena jarak pandang dapat berkurang akibat hujan deras.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG maupun pemerintah daerah setempat, mengingat perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat dan dinamis.
Kreatif : WR


















