Majelis Syuro XIV Resmi Dibuka, Pemuda Muslimin Indonesia Tegaskan Komitmen Perjuangan Nasional Dan Kepedulian Terhadap Bangsa

Kalapanunggalupdate.com, Bogor. — ( 9/12/2025 ).  Majelis Syuro XIV Pemuda Muslimin Indonesia resmi dibuka pada Senin, 8 Desember 2025 di Green Forest Hotel, Bogor. Mengusung tema besar “Sinergi dan Kontribusi Pemuda Muslimin Indonesia dalam Mewujudkan Asta Cita”, forum permusyawaratan tertinggi ini menjadi momentum penting bagi organisasi dalam meneguhkan arah perjuangan dan memperkuat kontribusi pemuda Muslim bagi umat, bangsa, serta negara.

Pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat dengan kehadiran pimpinan pusat, para delegasi dari berbagai provinsi, serta dibuka langsung oleh Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Indonesia (PSII). Kehadiran peserta dari Aceh hingga Papua menandai kuatnya soliditas organisasi di tingkat nasional.

Majelis Syuro kali ini digelar di tengah suasana keprihatinan atas bencana alam yang menimpa sejumlah daerah di Sumatra. Ketua Pimpinan Besar Pemuda Muslimin Indonesia, Muhtadin Sabili, dalam sambutannya menegaskan bahwa musibah tersebut merupakan alarm penting tentang kerusakan lingkungan. Ia mengecam tindakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab merusak alam, dan mendorong pemerintah untuk mengambil langkah tegas.

“Pemulihan Sumatra harus menjadi perhatian kita bersama. Pemerintah perlu menghentikan perusakan lingkungan dan memperluas konservasi kawasan serta tutupan hutan secara berkelanjutan,” tegas Sabili di hadapan peserta.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa Pemuda Muslimin Indonesia harus hadir sebagai kekuatan strategis dalam mendukung terwujudnya Asta Cita. Organisasi, katanya, harus dibangun secara solid, terstruktur, dan bergerak satu barisan dalam perjuangan.

Senada dengan itu, Presiden Lajnah Tanfidziyah SI Indonesia dalam pidatonya juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana yang terjadi. Ia berharap pemerintah segera menetapkan status bencana nasional, mengingat dampaknya yang luas dan korban yang tidak sedikit.

 “Meski belum dinyatakan secara formal, sejatinya ini merupakan bencana nasional. Diperlukan solidaritas seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, Majelis Syuro XIV bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah strategis untuk merumuskan arah kebijakan, memperkuat konsolidasi, serta menyatukan visi Pemuda Muslimin Indonesia. Forum ini diharapkan mampu mempertegas peran organisasi dalam membantu PSII memperkuat struktur hingga tingkat wilayah dan daerah.

Majelis Syuro XIV juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk solidaritas untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatra. Suasana haru dan kepedulian sosial tampak menyatu dengan semangat persatuan yang dibawa oleh para delegasi dari berbagai daerah seperti Papua Barat, Kalimantan, Sulawesi, Sumatra, hingga Jawa.

Sepanjang pelaksanaan, forum ini menjadi wadah bertukar gagasan, merumuskan keputusan-keputusan penting dan menciptakan langkah strategis bagi masa depan organisasi. Pemuda Muslimin Indonesia berharap hasil Majelis Syuro XIV dapat melahirkan rekomendasi progresif dan solutif, serta memperkuat komitmen generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI.

Dengan energi kolaborasi dan semangat perjuangan yang menyala, Majelis Syuro XIV diyakini menjadi pijakan baru bagi Pemuda Muslimin Indonesia untuk terus bergerak, berkontribusi, dan mengawal cita-cita pembangunan bangsa.

Kontributor : IB

Editor : WR