Kalapanunggalupdate.com, Kecamatan Kalapanunggal, – ( 26/11/2025 ). Perayaan Anniversary KAMUS (Kalapanunggal Musician) 2026 semakin dekat. Dengan mengusung tema besar “Unity From Diversity”, acara akbar yang akan digelar pada 3 Januari 2026 ini diproyeksikan menjadi panggung spektakuler bagi musisi-musisi berbakat di Kecamatan Kalapanunggal. Dari panggung rakyat hingga area persiapan teknis, seluruh panitia terus bergerak memastikan perhelatan ini berlangsung meriah, aman, dan penuh kesan.
Pantauan langsung di Panggung Rakyat Desa Kalapanunggal, Selasa (25/11/2025), menunjukkan kesiapan panitia yang semakin matang. Berbagai perlengkapan acara mulai dari tata panggung, sound system, hingga konsep pertunjukan tengah dirampungkan demi menghadirkan pengalaman terbaik bagi para penonton.
Ketua Panitia Anniversary KAMUS 2026, Deva Sawaludin, mengungkapkan optimisme besar terhadap acara ini. Ia menegaskan bahwa Anniversary KAMUS bukan sekadar ajang hiburan, melainkan momentum memperlihatkan kekuatan kreativitas serta kekompakan para musisi lokal.
“Kita punya banyak kawan yang kompeten di bidang musik. Ini kesempatan untuk menunjukkan bahwa Kalapanunggal memiliki potensi seni yang luar biasa,” ujarnya.
Deva juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintahan hingga lembaga terkait. Menurutnya, gelaran ini dapat menjadi sarana untuk mengangkat nama Kalapanunggal melalui kolaborasi seni dan kreativitas generasi muda.
Dalam waktu dekat, panitia akan melakukan konsolidasi bersama para tokoh pemuda serta ketua OKP se-Kalapanunggal. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi dan memastikan seluruh elemen pemuda ikut mengambil peran dalam event besar tersebut.
“Keterlibatan para tokoh pemuda dan OKP sangat penting. Kami ingin Anniversary KAMUS menjadi wadah kebersamaan, kreativitas, dan kebanggaan seluruh masyarakat,” tambah Deva.
Dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Kalapanunggal, panitia optimistis bahwa Anniversary KAMUS 2026 akan menjadi panggung prestasi, ruang silaturahmi, sekaligus bukti bahwa keberagaman justru mampu menyatukan para pelaku seni di bawah satu harmoni.
Kontributor : AGUS YI
Editor : WR


















