Kalapanunggalupdate.com, Kecamatan Kalapanunggal. – ( 23/11/2025 ). Suasana akrab dan penuh antusiasme menyelimuti kegiatan “Mancing Membangun Silaturahmi” yang digelar di Kecamatan Kalapanunggal. Agenda rekreatif ini menjadi ajang mempererat hubungan antar lembaga pemerintahan, tokoh agama, serta masyarakat, dengan melibatkan unsur Forkopimcam, MUI, KUA, Kepala Desa, PGRI, FKDT, dan DMI. Kegiatan resmi dibuka oleh Sekretaris Kecamatan Kalapanunggal.

Ketua MUI Kecamatan Kalapanunggal, yang juga menjadi Ketua Panitia Hari Santri Nasional (HSN) 2025, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mendukung penuh terselenggaranya kegiatan.
Ia menegaskan bahwa agenda mancing ini sekaligus menjadi momen pembubaran panitia HSN tingkat kecamatan.
“Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menyediakan ikan, tempat, konsumsi, dan fasilitas lainnya. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan rezeki, kesehatan, serta keberkahan atas kontribusi yang diberikan,” ujarnya.
Dukungan serupa disampaikan oleh Kepala Desa Kalapanunggal, Hendra Suhendra, yang turun langsung membantu persiapan acara. Ia mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme warga menjadi alasan panitia menambah jumlah ikan.
“Awalnya panitia menanam 300 kilogram ikan mas, namun karena banyaknya warga yang ikut serta, kami menambah lagi sekitar 100 kilogram. Ini membuktikan bahwa kegiatan ini benar-benar dinantikan masyarakat,” jelasnya.
Sebanyak 75 peserta tercatat mengikuti kegiatan mancing kali ini, berasal dari berbagai unsur instansi hingga masyarakat umum. Selain memperebutkan ikan yang melimpah, peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah menarik, mulai dari lemari, kipas angin, blender, setrika, hingga smartphone sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang beruntung.
Lebih dari sekadar hiburan, kegiatan mancing bersama ini menjadi sarana efektif untuk memperkuat kebersamaan dan keharmonisan antar unsur masyarakat di Kecamatan Kalapanunggal. Antusiasme peserta yang memadati lokasi kegiatan menunjukkan bahwa ruang-ruang silaturahmi seperti ini sangat dibutuhkan dan patut untuk terus dilestarikan.
Menariknya, panitia menegaskan bahwa kegiatan ini digelar tanpa dipungut biaya, sebagai bentuk komitmen menciptakan keharmonisan sosial dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui agenda sederhana namun penuh nilai ini, besar harapan agar sinergi antara masyarakat dan pemangku kepentingan semakin kuat. Kegiatan positif seperti ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memberikan dampak baik bagi seluruh warga.
Kontributor: AGUS YI
Editor: WR


















