Teken Deklarasi Kerukunan Umat Beragama Interfaith Harmony Camp Kemenag RI

Kalapanunggalupdate.com, Bogor — ( 23/11/2025 ).  Kementerian Agama RI kembali meneguhkan komitmennya dalam memperkuat toleransi antarumat beragama melalui gelaran Interfaith Harmony Camp bertema “Kolaborasi Lintas Agama untuk Ekoteologi, Harmoni, dan Kemanusiaan” yang berlangsung di Camp Hulu Cai, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini turut mendapat respons positif dari Pengurus Besar Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PB SEPMI) 2025–2029, usai menerima surat resmi dari Direktorat Jenderal Bimas Islam bernomor B.1188/Dt.III.III/HM.01/11/2025, Jumat (21/11/2025).

PESAN KLIK’ GAMBAR

Sebanyak 33 Organisasi Kepemudaan (OKP) Islam hadir dalam kegiatan tersebut, bergabung bersama sekitar 250 peserta lintas agama—Islam, Katolik, Kristen, Buddha, Konghucu, hingga Hindu. Mereka berkumpul dalam satu semangat besar: membangun jembatan harmoni, persaudaraan, dan kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Di tengah suasana sejuk kaki Gunung Pangrango, seluruh peserta larut dalam rangkaian aktivitas kolaboratif. Salah satunya giat “Coffee Morning”, agenda luar ruang yang dirancang untuk membangun kerja sama lintas agama melalui dialog hangat, diskusi ringan, hingga aksi penanaman pohon.

Dalam kegiatan tersebut, Asmin, Wakil Ketua PB SEPMI, terpilih sebagai satu dari 12 peserta OKP lintas agama yang mengikuti sesi khusus tersebut. Puncaknya, Asmin juga dipercaya mewakili unsur Islam dalam penandatanganan deklarasi komitmen bersama untuk menjaga kerukunan umat beragama.

Usai penutupan acara, Asmin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan, melainkan langkah strategis merawat persatuan bangsa.

“Kita adalah komposisi dari Bhinneka Tunggal Ika. Kita disatukan oleh lima sila dasar negara, tiga poin Sumpah Pemuda, dan itu menjadi peta jalan yang tak terpecahkan demi keutuhan bangsa dan negara,” ujar putra kelahiran Takalar itu.

Sementara itu, Plt. Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi, menegaskan bahwa Interfaith Harmony Camp menjadi bukti nyata bahwa Indonesia adalah rumah besar bagi keragaman yang hidup dalam semangat saling menghormati.

“Bangsa yang besar seyogianya hidup penuh kerukunan. Keragaman agama adalah bagian dari denyut nadi rakyat Indonesia,” tutupnya

Kegiatan ini diharapkan menjadi rekam jejak penting dalam memperkuat dialog lintas iman, memperkokoh toleransi, sekaligus meneguhkan Indonesia sebagai negara yang damai dan berkeadaban.

Kontributor: AGUS YI

Editor: WR