KALAPANUNGGALUPDATE.COM | CICURUG KABUPATEN SUKABUMI – ( 11/4/2026 ). Suasana penuh khidmat dan semangat keislaman menyelimuti Komplek TKQ Al Amin, Kecamatan Cicurug, Sabtu (11/04/2026). Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ) Kecamatan Cicurug sukses menggelar kegiatan munaqosyah akhir tahun pelajaran 2025/2026 yang diikuti sebanyak 184 santri dari berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an.

Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting dalam mengukur kemampuan para santri, sekaligus bukti nyata komitmen FKPQ dalam membina generasi muda yang cinta Al-Qur’an. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Pemerintah Kecamatan Cicurug serta perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cicurug sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi yang berlangsung tertib dan penuh antusias. Ketua DPK FKPQ Kecamatan Cicurug, H. Yusup, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas konsistensi penyelenggaraan munaqosyah yang kini telah memasuki angkatan ke-35.
“Alhamdulillah, munaqosyah ini telah melahirkan banyak santri berkualitas yang mampu membaca dan memahami Al-Qur’an dengan baik. Ini adalah bukti komitmen kita dalam mencetak generasi Qur’ani,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Sementara itu, Camat Cicurug yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan, D. Yudha, menegaskan pentingnya peran lembaga pendidikan Al-Qur’an dalam mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang religius dan mubarokah.
Apresiasi juga datang dari perwakilan KUA Kecamatan Cicurug, Yayan Yanarjaya, yang menilai FKPQ sebagai garda terdepan dalam pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi FKPQ yang terus istiqomah mendidik anak-anak dalam pembelajaran Al-Qur’an. Ini merupakan investasi besar untuk masa depan umat,” ungkapnya.
Kegiatan munaqosyah secara resmi dibuka oleh perwakilan Dewan Pengurus Daerah (DPD) FKPQ Kabupaten Sukabumi melalui Wakil Ketua I. Dalam arahannya, ia menyoroti konsistensi FKPQ Kecamatan Cicurug yang dikenal panceg atau istiqomah dalam mensyiarkan pendidikan Al-Qur’an.
Menurutnya, munaqosyah bukan sekadar seremoni, melainkan tolok ukur keberhasilan pembelajaran santri, yang diuji melalui kemampuan membaca, menulis, hafalan, hingga penguasaan doa-doa harian.
“Semoga lembaga pendidikan Al-Qur’an terus memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga mampu memberi dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat belajar para santri semakin meningkat, serta mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
(AGUS YI )


















