{"id":5266,"date":"2026-01-05T10:05:18","date_gmt":"2026-01-05T10:05:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=5266"},"modified":"2026-01-05T10:05:18","modified_gmt":"2026-01-05T10:05:18","slug":"ancaman-di-tengah-sawah-serangan-tikus-bikin-petani-kalapanunggal-cemas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=5266","title":{"rendered":"Ancaman Di Tengah Sawah, Serangan Tikus Bikin Petani Kalapanunggal Cemas"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"204\" data-end=\"486\"><strong data-start=\"204\" data-end=\"223\">KALAPANUNGGALUPDATE.COM, PASIR PARI, Pulosari Kalapanunggal. \u2013<\/strong> ( 5\/1\/2026 ). Ancaman serius menghantui para petani padi di <strong data-start=\"270\" data-end=\"329\">Blok Pasir Pari, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal<\/strong>, Kabupaten Sukabumi. Hamparan sawah yang sebelumnya hijau dan menjanjikan kini tampak <strong data-start=\"416\" data-end=\"441\">rusak tidak beraturan<\/strong>, diduga kuat akibat <strong data-start=\"462\" data-end=\"485\">serangan hama tikus<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"488\" data-end=\"775\">Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat jelas <strong data-start=\"537\" data-end=\"569\">rumpun padi habis digerogoti<\/strong>, menyisakan area kosong di tengah petakan sawah. Tanaman padi di sekelilingnya masih berdiri, namun bagian tengah tampak <strong data-start=\"691\" data-end=\"721\">rusak, rebah, dan terputus<\/strong>, ciri khas serangan tikus yang aktif pada malam hari.<\/p>\n<p data-start=\"777\" data-end=\"990\">Kerusakan ini membuat petani setempat mulai <strong data-start=\"821\" data-end=\"855\">cemas akan potensi gagal panen<\/strong>, mengingat usia padi yang sudah memasuki fase penting pertumbuhan. Jika serangan terus meluas, kerugian dipastikan tidak terhindarkan.<\/p>\n<blockquote>\n<p data-start=\"992\" data-end=\"1158\">\u201cAwalnya hanya sedikit, sekarang makin melebar. Dalam beberapa hari saja, bagian tengah sawah sudah habis,\u201d ungkap salah seorang petani setempat dengan nada prihatin.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-start=\"1160\" data-end=\"1418\">Hama tikus dikenal sebagai <strong data-start=\"1187\" data-end=\"1214\">musuh utama petani padi<\/strong>, terutama di wilayah persawahan yang berdekatan dengan semak, kebun, dan area persawahan luas. Tanpa penanganan cepat dan terpadu, populasi tikus dapat berkembang pesat dan merusak puluhan hektare lahan.<\/p>\n<p data-start=\"1420\" data-end=\"1709\">Para petani berharap <strong data-start=\"1441\" data-end=\"1493\">perhatian dan langkah konkret dari pihak terkait<\/strong>, baik pemerintah desa, penyuluh pertanian, hingga dinas teknis, untuk segera melakukan <strong data-start=\"1581\" data-end=\"1616\">pengendalian hama secara massal<\/strong>, seperti gropyokan, pemasangan perangkap, atau metode pengendalian ramah lingkungan lainnya.<\/p>\n<blockquote>\n<p data-start=\"333\" data-end=\"622\">\u201cDari pola kerusakan yang terlihat, terutama padi yang habis di bagian tengah petakan dan terputus tidak beraturan, itu merupakan ciri khas serangan hama tikus. Biasanya tikus aktif pada malam hari dan menyerang secara berkelompok,\u201d ujar <strong data-start=\"571\" data-end=\"592\">PPL Kalapanunggal<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-start=\"624\" data-end=\"811\">Ia menambahkan, pihaknya telah <strong data-start=\"655\" data-end=\"719\">mengimbau petani untuk segera melakukan pengendalian bersama<\/strong>, seperti gropyokan massal, sanitasi lahan, serta pemasangan perangkap di titik-titik rawan.<\/p>\n<blockquote>\n<p data-start=\"813\" data-end=\"1050\">\u201cKami mendorong pengendalian dilakukan serentak. Kalau dilakukan sendiri-sendiri, hasilnya kurang maksimal karena tikus mudah berpindah. Kami juga terus melakukan pendampingan kepada petani agar kerusakan tidak semakin meluas,\u201d tegasnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-start=\"1052\" data-end=\"1241\">PPL Kalapanunggal juga mengingatkan bahwa <strong data-start=\"1094\" data-end=\"1134\">penanganan sejak dini sangat penting<\/strong> untuk mencegah potensi gagal panen dan menjaga produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Kalapanunggal.<\/p>\n<p data-start=\"1711\" data-end=\"1948\">Kondisi ini menjadi <strong data-start=\"1731\" data-end=\"1750\">peringatan dini<\/strong> bahwa ancaman hama masih menjadi persoalan klasik namun krusial di sektor pertanian. Jika dibiarkan, bukan hanya hasil panen petani yang terancam, tetapi juga <strong data-start=\"1910\" data-end=\"1947\">ketahanan pangan di tingkat lokal<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>REPORTER : IB<\/strong><br \/>\n<strong>EDITOR : WR<\/strong><\/p>\n<div class=\"gmr-related-post-onlytitle\">\n<h3 class=\"related-text-onlytitle\">Berita Terkait<\/h3>\n<div class=\"clearfix\">\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6710\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"Trichoderma BPP Kalapanunggal Lolos Uji, Kualitas Tinggi Siap Dongkrak Produktivitas Petani!\" rel=\"bookmark\">Trichoderma BPP Kalapanunggal Lolos Uji, Kualitas Tinggi Siap Dongkrak Produktivitas Petani!<\/a><\/div>\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6569\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"Perkuat Ketahanan Pangan, TNI Dampingi Panen Di Poktan Desa Cibodas\" rel=\"bookmark\">Perkuat Ketahanan Pangan, TNI Dampingi Panen Di Poktan Desa Cibodas<\/a><\/div>\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6334\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"BPP Kalapanunggal Ajak Petani Lakukan Uji Tanah Demi Panen Lebih Maksimal\" rel=\"bookmark\">BPP Kalapanunggal Ajak Petani Lakukan Uji Tanah Demi Panen Lebih Maksimal<\/a><\/div>\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6172\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"TNI AD Dampingi Serap Gabah Petani Di Bojonggenteng Sukabumi, 2,4 Ton Hasil Panen Poktan Sadar Terserap\" rel=\"bookmark\">TNI AD Dampingi Serap Gabah Petani Di Bojonggenteng Sukabumi, 2,4 Ton Hasil Panen Poktan Sadar Terserap<\/a><\/div>\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6092\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"Babinsa Desa Cibodas Dampingi Penyerapan Gabah Petani, Wujud Nyata Dukungan TNI terhadap Ketahanan Pangan\" rel=\"bookmark\">Babinsa Desa Cibodas Dampingi Penyerapan Gabah Petani, Wujud Nyata Dukungan TNI terhadap Ketahanan Pangan<\/a><\/div>\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6086\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"Syukuran Dan Tawasul Warnai Peringatan Isra Mi\u2019raj Nabi Muhammad SAW Bersama Komunitas Petani Kampung Cigoong\" rel=\"bookmark\">Syukuran Dan Tawasul Warnai Peringatan Isra Mi\u2019raj Nabi Muhammad SAW Bersama Komunitas Petani Kampung Cigoong<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KALAPANUNGGALUPDATE.COM, PASIR PARI, Pulosari Kalapanunggal. \u2013 ( 5\/1\/2026 ). Ancaman serius menghantui para petani padi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5267,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-5266","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pertanian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5266"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5266\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5268,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5266\/revisions\/5268"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5267"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}