{"id":1244,"date":"2025-08-23T07:32:24","date_gmt":"2025-08-23T07:32:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=1244"},"modified":"2025-08-23T07:35:23","modified_gmt":"2025-08-23T07:35:23","slug":"menkes-balita-di-sukabumi-meninggal-karena-infeksi-berat-bukan-cacingan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=1244","title":{"rendered":"Menkes: Balita Di Sukabumi Meninggal Karena Infeksi Berat, Bukan Cacingan"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"150\" data-end=\"566\"><strong data-start=\"150\" data-end=\"205\"><em>Kalapanunggalupdate.com<\/em> \u2013\u00a0 ( 23 Agustus 2025 ),<\/strong><br data-start=\"205\" data-end=\"208\" \/>Kasus meninggalnya seorang balita asal Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, menggemparkan publik setelah ditemukan ribuan cacing dalam tubuh korban. Namun, Menteri Kesehatan RI <strong data-start=\"405\" data-end=\"428\">Budi Gunadi Sadikin<\/strong> menegaskan bahwa penyebab utama kematian balita tersebut bukanlah cacingan, melainkan <strong data-start=\"515\" data-end=\"563\">infeksi berat yang berkembang menjadi sepsis<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"568\" data-end=\"893\">\u201cSetelah diperiksa secara medis, korban diketahui menderita batuk berdahak selama hampir tiga bulan. Infeksi yang tidak tertangani dengan baik akhirnya menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan sepsis. Jadi bukan cacingan yang menjadi penyebab utama meninggalnya balita itu,\u201d jelas Menkes dalam keterangannya, Sabtu (23\/8).<\/p>\n<p data-start=\"568\" data-end=\"893\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1243\" src=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/DEDI-GOONG-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1066\" srcset=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/DEDI-GOONG-scaled.jpg 2560w, https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/DEDI-GOONG-768x320.jpg 768w, https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/DEDI-GOONG-1536x639.jpg 1536w, https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/DEDI-GOONG-2048x853.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p data-start=\"895\" data-end=\"1203\">Menkes menambahkan, meskipun lebih dari satu kilogram cacing gelang ditemukan di tubuh korban, kondisi tersebut hanya memperburuk kesehatan, bukan faktor utama kematian. \u201cDugaan lain yang sedang dipelajari adalah adanya <strong data-start=\"1115\" data-end=\"1153\">meningitis atau tuberkulosis (TBC)<\/strong> yang berperan memicu infeksi parah,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p data-start=\"1205\" data-end=\"1553\">Sebagai langkah pencegahan, Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan <strong data-start=\"1295\" data-end=\"1335\">program pemeriksaan kesehatan gratis<\/strong>, termasuk skrining TBC dan pemberian obat cacing secara berkala di puskesmas. \u201cObat cacing dan obat TBC tersedia gratis di puskesmas. Jika diketahui sejak awal, penyakit ini bisa diobati dengan efektif,\u201d tegas Budi.<\/p>\n<p data-start=\"1555\" data-end=\"1721\">Kasus ini juga menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk memperkuat peran <strong data-start=\"1632\" data-end=\"1672\">puskesmas dan dinas kesehatan daerah<\/strong> dalam deteksi dini penyakit menular pada anak.<\/p>\n<p data-start=\"1555\" data-end=\"1721\">Sumber :DetikHealth: Pernyataan serupa dengan penekanan dugaan meningitis atau TBC sebagai pemicu utama infeksi<\/p>\n<p><em><strong>Admin<\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"gmr-related-post-onlytitle\">\n<h3 class=\"related-text-onlytitle\">Berita Terkait<\/h3>\n<div class=\"clearfix\">\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6752\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"Puluhan Warga Antusias Ikuti Prolanis Puskesmas Bojong Genteng, Dari Senam Hingga Cek Gula Darah\" rel=\"bookmark\">Puluhan Warga Antusias Ikuti Prolanis Puskesmas Bojong Genteng, Dari Senam Hingga Cek Gula Darah<\/a><\/div>\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6658\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"CKG Di Yayasan Sakinatul Husna Alfarabi Disambut Antusias, Staff Dan Karyawan Padati Lokasi Sejak Pagi\" rel=\"bookmark\">CKG Di Yayasan Sakinatul Husna Alfarabi Disambut Antusias, Staff Dan Karyawan Padati Lokasi Sejak Pagi<\/a><\/div>\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6644\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"BREAKING NEWS Gubernur Jabar Klarifikasi Dugaan Bayi Hampir Tertukar Di RSHS, Perawat Senior Dibebastugaskan Sementara\" rel=\"bookmark\">BREAKING NEWS Gubernur Jabar Klarifikasi Dugaan Bayi Hampir Tertukar Di RSHS, Perawat Senior Dibebastugaskan Sementara<\/a><\/div>\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6641\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"Dugaan Pengalihan Bayi Oleh Oknum Perawat Di RS, Ibu Mengaku Hampir Kehilangan Buah Hati\" rel=\"bookmark\">Dugaan Pengalihan Bayi Oleh Oknum Perawat Di RS, Ibu Mengaku Hampir Kehilangan Buah Hati<\/a><\/div>\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6638\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"Ma Paraji Ma Epon Raih Anugerah Gubernur, Bukti Nyata Sinergi Tradisi Dan Medis di Sukabumi\" rel=\"bookmark\">Ma Paraji Ma Epon Raih Anugerah Gubernur, Bukti Nyata Sinergi Tradisi Dan Medis di Sukabumi<\/a><\/div>\n<div class=\"list-gallery-title\"><a href=\"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/?p=6626\" class=\"recent-title heading-text\" title=\"Antusiasme Tinggi, Donor Darah Di Puskesmas Bojonggenteng Disambut Hangat Warga\" rel=\"bookmark\">Antusiasme Tinggi, Donor Darah Di Puskesmas Bojonggenteng Disambut Hangat Warga<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalapanunggalupdate.com \u2013\u00a0 ( 23 Agustus 2025 ),Kasus meninggalnya seorang balita asal Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1245,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[],"class_list":["post-1244","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1244"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1249,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1244\/revisions\/1249"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1245"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kalapanunggalupdate.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}