KALAPANUNGGALUPDATE.COM | PULOSARI SUKABUMI – ( 15/10/2026 ). Suasana menjelang malam di wilayah Kabupaten Sukabumi mendadak diwarnai getaran gempa bumi yang dirasakan cukup kuat oleh warga, termasuk di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Getaran tersebut dirasakan saat warga tengah melaksanakan ibadah Sholat Maghrib, sehingga mengejutkan masyarakat yang sedang beraktivitas maupun beribadah.
Berdasarkan informasi yang tercantum dalam peta guncangan (ShakeMap) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut memiliki kekuatan magnitudo 4,1 dengan pusat gempa berada di darat, sekitar 25 kilometer di utara Kabupaten Sukabumi.
Gempa tercatat berlokasi pada koordinat 6,77 Lintang Selatan dan 106,60 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.
Getaran Terasa Saat Warga Beribadah
Warga Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, merasakan getaran yang disebut sangat kencang. Momen terjadinya gempa saat pelaksanaan Sholat Maghrib membuat suasana seketika mengejutkan bagi warga yang merasakan guncangan tersebut.
Berdasarkan keterangan pada informasi BMKG yang beredar, guncangan gempa dilaporkan dirasakan pada skala III Modified Mercalli Intensity (MMI) di sejumlah wilayah, yakni Kalapanunggal, Leuwiliang, dan Cipeuteuy.
Pada skala III MMI, getaran gempa umumnya dirasakan nyata di dalam rumah, menyerupai sensasi getaran akibat kendaraan berat yang melintas. Meski demikian, kuatnya sensasi guncangan dapat berbeda-beda di setiap lokasi, bergantung pada kondisi tanah, bangunan, dan posisi warga saat gempa terjadi.
Pusat Gempa Berada di Darat
Letak pusat gempa di daratan dengan kedalaman 10 kilometer menjadi informasi penting dalam memahami peristiwa tersebut. Namun, besarnya getaran yang dirasakan warga tidak serta-merta menunjukkan adanya kerusakan bangunan.
Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan terverifikasi mengenai ada atau tidaknya kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada. Apabila merasakan gempa susulan, segera menjauh dari benda-benda yang berpotensi jatuh, berlindung di tempat aman, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi tetap penting, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya.
Sumber informasi: BMKG melalui gambar informasi gempa dan peta guncangan (ShakeMap) yang beredar.
Kreatif : Iwan Baskara
SUMBER : BMKG



















