DRAMATIS! Diduga Terjadi Pengejaran Di Parungkuda, Seorang Korban Hilang Di Aliran Sungai Dekat Jembatan Bojong Sari

Gambar Ilustrasi Di Hasilkan AI

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | PARUNGKUDA, SUKABUMI — ( 14/10/2026 ). Peristiwa yang mengundang perhatian warga terjadi di wilayah Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Seorang korban dilaporkan menghilang setelah diduga terlibat dalam aksi pengejaran terkait dugaan pengambilan sebuah telepon genggam atau handphone.

Berdasarkan informasi sementara, pengejaran diduga bermula di wilayah Kecamatan Parungkuda. Korban kemudian dikejar hingga ke sekitar pom bensin Parungkuda. Di seberang lokasi tersebut, korban diduga turun ke aliran sungai yang mengarah ke wilayah Cibadak.

Pengejaran berlanjut hingga kawasan di bawah Jembatan Bojong Sari, tepatnya di sekitar perbatasan Desa Sundawenang RT 12/RW 05 dan Kampung Bojong Sari, Desa Cibunar.

Namun, situasi berubah menjadi mengkhawatirkan. Di sekitar lokasi tersebut, korban dilaporkan menghilang dari pantauan. Hingga saat ini, keberadaan korban belum diketahui dan masih dalam pencarian.

Upaya pencarian direncanakan kembali dilanjutkan pada Kamis, 15 Oktober 2026, untuk menelusuri aliran sungai dan mencari keberadaan korban.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat, terutama warga yang berada di sekitar aliran sungai dan lokasi kejadian. Kondisi arus sungai serta medan di sekitar jembatan menjadi hal yang perlu diperhatikan selama proses pencarian berlangsung.

Meski demikian, kronologi lengkap kejadian, identitas korban, serta kebenaran dugaan pengambilan handphone masih memerlukan konfirmasi dari pihak berwenang. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Hingga pencarian dilanjutkan, satu pertanyaan masih menyisakan kecemasan: di manakah keberadaan korban yang dilaporkan menghilang di aliran sungai tersebut?

Perkembangan informasi selanjutnya akan disampaikan setelah terdapat keterangan resmi dari pihak terkait.

KALAPANUNGGAL UPDATE
Dari Desa Untuk Dunia — Tajam, Terpercaya

Kontributor: Anton Pirman
Editor: WR

error: Mohon Maaf Tidak Bisa Di Salin ( COPAS ) !!