KALAPANUNGGALUPDATE.COM | KALAPANUNGGAL, SUKABUMI — ( 4/9/2026 ). Penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, mengalami penundaan. Hal tersebut berkaitan dengan adanya data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terindikasi masuk dalam kategori terkait aktivitas perjudian online (judol).
Berdasarkan informasi sementara dari pengelola data di tingkat kecamatan, jumlah KPM yang terdampak disebut mencapai lebih dari 600 penerima. Namun, angka tersebut belum merupakan data final karena proses pembaruan dan pemutakhiran data masih berlangsung.
“Data kemarin mah sekitar 600-an, cuma acan update deui. Beda-beda, Fuskesos ada datanya per desa,” ujar perwakilan petugas pengelola data Kecamatan Kalapanunggal saat memberikan keterangan.
Ia menjelaskan, jumlah NIK yang terindikasi berbeda di setiap desa. Data tersebut dihimpun dan dikelola melalui Fasilitator Sistem Kesejahteraan Sosial (Fuskesos) di masing-masing desa, sehingga jumlah keseluruhan masih dapat berubah setelah dilakukan pembaruan.
Kondisi ini membuat sebagian KPM harus menunggu proses verifikasi dan pemutakhiran data lebih lanjut sebelum status kepesertaan maupun penyaluran bansos dapat dipastikan.
Pihak pengelola data mengimbau masyarakat agar tidak langsung menyimpulkan bahwa setiap NIK yang terindikasi memiliki keterkaitan dengan judol berarti pemilik NIK tersebut terbukti melakukan perjudian online. Status tersebut masih memerlukan proses verifikasi sesuai mekanisme yang berlaku.
Data masih bergerak dan belum final. Masyarakat penerima bansos di Kecamatan Kalapanunggal diharapkan tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah desa, Fuskesos, maupun pihak terkait agar memperoleh kepastian mengenai status bantuan masing-masing.
KALAPANUNGGAL UPDATE — Informasi Lokal, Untuk Masyarakat.
Reporter : IB
Editor : WR



















