KALAPANUNGGALUPDATE.COM | BUMISARI CIKIDANG SUKABUMI – ( 5/8/2026 ). Atmosfer pertandingan Tournament KADES CUP 42 di Lapang Desa Bumisari, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi semakin memanas. Memasuki babak semi-final, ribuan pasang mata diperkirakan memadati lapangan untuk menyaksikan duel sengit antara CEKER FC Cijambe menghadapi PORDEF Pangkalan, yang berlangsung penuh semangat sportivitas dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Turnamen bergengsi yang diikuti oleh 24 tim sepak bola dari berbagai wilayah ini dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih 22 hari. Sejak kick-off hingga babak empat besar, setiap pertandingan selalu menyedot perhatian para pecinta sepak bola sekaligus menjadi hiburan rakyat yang dinanti setiap harinya.
Tak hanya menjadi ajang mencari juara, KADES CUP 42 juga terbukti memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Berbagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tampak memanfaatkan ramainya pengunjung dengan membuka lapak makanan, minuman, hingga berbagai produk lainnya di sekitar lapangan.
Kepala Desa Bumisari, Solihin, mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen memang dirancang bukan hanya untuk membangkitkan semangat olahraga, tetapi juga sebagai upaya menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
“Kami sengaja mengadakan turnamen ini agar para pelaku UMKM bisa ikut merasakan manfaatnya. Dengan banyaknya penonton yang datang setiap hari, para pedagang dapat meraup keuntungan sehingga ekonomi masyarakat ikut terangkat,” ujar Solihin.
Pertandingan semi-final berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua kesebelasan tampil ngotot demi mengamankan tiket menuju partai puncak. Sorak-sorai suporter yang memenuhi sisi lapangan semakin menambah semarak jalannya pertandingan.
Turut hadir menyaksikan laga tersebut Kepala Desa Pangkalan, sebagai bentuk dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan olahraga yang mampu mempererat silaturahmi antardesa sekaligus meningkatkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Keberhasilan penyelenggaraan KADES CUP 42 menjadi bukti bahwa sebuah turnamen sepak bola tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga mampu menjadi wadah pemberdayaan ekonomi lokal, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan hiburan yang positif bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Dengan semakin dekatnya partai final, antusiasme warga dipastikan akan terus meningkat. Masyarakat pun berharap ajang ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat sekaligus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan.
Kontributor : Sandi Wahyudin
Editor: WR



















