Ratusan Warga Padati “Nyore di Batas Senja”, UMKM Desa Sundawenang Tunjukkan Potensi Ekonomi Lokal

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | UMKM Desa Sundawenang Parungkuda Sukabumi – ( 1/8/2026 ). Suasana sore di Rumah Pemberdayaan Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, tampak berbeda pada Sabtu (1/8/2026). Ratusan warga dari berbagai kalangan memadati area kegiatan “Nyore di Batas Senja”, sebuah agenda pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan bazar UMKM, kuliner tradisional, musik etnik, serta ruang silaturahmi dan diskusi yang inspiratif.

Kegiatan yang didukung oleh Pemerintah Desa Sundawenang ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat dikemas secara kreatif dan mampu menarik antusiasme publik.

Sejak sore hari, pengunjung berdatangan untuk menikmati berbagai sajian kuliner khas kampung, berburu produk UMKM, hingga menikmati suasana pedesaan yang asri dengan nuansa budaya Sunda yang kental.

Beragam pelaku usaha mikro turut memamerkan hasil produksinya, mulai dari olahan pangan tradisional, jajanan khas, hasil bumi segar, kerajinan bambu, hingga produk kreatif masyarakat lokal. Kehadiran bazar UMKM ini menjadi ruang promosi sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para pelaku usaha desa.

Tak hanya menjadi tempat berjualan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan sosial masyarakat. Area pendopo dipenuhi warga yang menikmati musik etnik, berdiskusi santai dalam sesi Ngobrol Berfaedah, serta menjalin silaturahmi lintas generasi.

Suasana semakin hidup ketika para pengunjung berkeliling mengunjungi setiap stan UMKM yang menyajikan makanan tradisional dengan cita rasa khas, mulai dari jajanan pasar hingga hasil olahan berbahan dasar singkong, jagung, pisang, dan hasil pertanian lokal lainnya.

Kepala Desa Sundawenang Bpk.Wahid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekonomi desa berbasis potensi lokal.

“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini kami ingin memberikan ruang promosi, meningkatkan penjualan produk lokal, sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong dan silaturahmi di tengah masyarakat.”

Selain memberikan dampak ekonomi, kegiatan Nyore di Batas Senja juga menjadi destinasi baru bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana pedesaan sambil berburu kuliner tradisional dan produk khas desa.

Masyarakat berharap agenda ini dapat diselenggarakan secara rutin sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh manfaat dan Desa Sundawenang semakin dikenal sebagai desa yang aktif dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.

Dengan tingginya antusiasme warga yang hadir, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat mampu menciptakan ruang pemberdayaan yang produktif, edukatif, sekaligus menghibur.

“Nyore di Batas Senja” bukan sekadar bazar, tetapi menjadi simbol bangkitnya ekonomi desa, pelestarian budaya lokal, dan penguatan kebersamaan masyarakat menuju Desa Sundawenang yang semakin mandiri dan berdaya saing.

Kontributor : Anton Pirman
Editor: WR
Lokasi: Rumah Pemberdayaan, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

error: Mohon Maaf Tidak Bisa Di Salin ( COPAS ) !!