Ratusan Petugas Lapangan Ikuti Pembekalan Sensus Ekonomi 2026, Siap Sukseskan Pendataan Di Kabupaten Takalar

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | Makassar, 4 Juni 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar kegiatan pembekalan bagi Petugas Pencacah Lapangan (PPL) dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Essential Makassar, Kamis (4/6/2026), diikuti oleh 286 peserta yang berasal dari 12 kecamatan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Pembekalan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan petugas lapangan agar mampu melaksanakan pendataan ekonomi secara akurat, objektif, dan profesional.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala BPS Kabupaten Takalar, serta Wakapolres Takalar yang memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh peserta. Mereka menekankan pentingnya peran petugas lapangan sebagai ujung tombak dalam menghasilkan data statistik yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala BPS Kabupaten Takalar dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada kesiapan dan integritas para petugas di lapangan. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu memahami materi pelatihan dengan baik serta menerapkannya saat pelaksanaan pendataan nantinya.

Salah satu peserta, Muhammad Asmin Rahman, yang bertugas sebagai Petugas Pencacah Lapangan (PPL) di wilayah Kecamatan Galesong Selatan, menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi. Kami sebagai petugas lapangan siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya serta mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan data yang benar dan akurat,” ujarnya.

Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan aktivitas ekonomi di Indonesia, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan berskala besar. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi landasan bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pembekalan ini, para petugas dibekali pemahaman mengenai metodologi pendataan, penggunaan aplikasi sensus berbasis digital, teknik wawancara, hingga etika dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Dengan bekal tersebut, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Takalar dapat berjalan lancar, sukses, dan menghasilkan data yang berkualitas.

BPS juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas yang bertugas.

“Data Berkualitas untuk Indonesia Maju.”

Reporter: AGUS YI