Dua Pelajar Nyaris Terseret Air Bandang di Curug Cikaso, Aksi Heroik Lifeguard Dan Warga Selamatkan Korban

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | SUKABUMI — ( 23/5/2026 ). Insiden kecelakaan air (laka air) terjadi di kawasan wisata alam Curug Cikaso, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Dua pelajar perempuan yang sempat terjebak dan terbawa derasnya arus air bandang berhasil diselamatkan berkat aksi cepat petugas lifeguard bersama warga dan pengemudi perahu di lokasi wisata.

Kedua korban diketahui bernama Dea (15), warga Kampung Citarih RT 15 RW 08, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, dan Nida (15), warga Kampung Cilalay, Desa Sinarsari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Keduanya merupakan pelajar yang tengah berwisata bersama rombongan.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Dadah dan Pepen selaku pengemudi perahu di kawasan Curug Cikaso, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB saat rombongan pelajar berseragam pramuka memasuki area wisata dan menyeberang ke sisi kanan curug sebanyak empat orang.

Namun situasi mendadak berubah ketika cuaca di wilayah hulu mulai mendung dan berpotensi memicu datangnya air bandang. Melihat kondisi tersebut, petugas lifeguard Hudin alias Econg langsung memberikan peringatan kepada seluruh pengunjung agar segera kembali menepi demi keselamatan.

“Petugas sudah mengingatkan pengunjung untuk segera menyeberang karena kondisi cuaca di atas mulai gelap,” ujar salah seorang saksi di lokasi.

Dua orang pengunjung berhasil lebih dulu menepi setelah mengikuti arahan petugas. Sementara Dea dan Nida masih berada di tengah aliran sungai saat tiba-tiba debit air meningkat dan arus deras datang menghantam kawasan curug.

Suasana di lokasi pun sempat menegangkan. Arus air yang mendadak besar membuat kedua pelajar tersebut kesulitan menyelamatkan diri dan nyaris terseret arus.

Beruntung, petugas lifeguard Hudin (Econg) bersama Iwan bergerak cepat melakukan penyelamatan dibantu warga sekitar dan para pengemudi perahu wisata. Dengan penuh risiko, tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi kedua korban dalam keadaan selamat.

Aksi heroik para penyelamat itu mendapat apresiasi dari pengunjung yang menyaksikan langsung proses evakuasi di tengah derasnya arus air.

Usai dievakuasi, kedua korban kemudian diantarkan pulang ke rumah masing-masing menggunakan kendaraan pribadi milik Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi.

Pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi kembali mengingatkan seluruh wisatawan agar selalu mematuhi arahan petugas, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu yang berpotensi memicu banjir bandang di kawasan wisata alam.

“Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. Kami berharap seluruh wisatawan mematuhi instruksi petugas di setiap area wisata untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas pihak dinas.

( AGUS YI )