KALAPANUNGGALUPDATE.COM, BOJONGGENTENG KABUPATEN SUKABUMI, – ( 28/3/2026 ) .keagamaan kembali terlihat di tengah masyarakat. Pada Sabtu pagi, kegiatan rehabilitasi bangunan Madrasah Diniyah Al-Barokah resmi dimulai dengan penuh semangat, meski tanpa dukungan anggaran dari pihak manapun.
Kegiatan rehabilitasi ini berlangsung berkat rereongan, swadaya, dan kepedulian para donatur serta orang tua wali murid yang dengan ikhlas membantu demi kelancaran perbaikan bangunan madrasah yang selama ini menjadi tempat belajar para santri.
Dari kondisi bangunan yang terlihat mengalami kerusakan di bagian atap dan plafon, perbaikan ini dinilai sangat penting agar proses belajar mengajar para siswa dapat berlangsung dengan lebih aman, nyaman, dan layak.
Rehabilitasi tersebut diketahui digagas langsung oleh Kepala Sekolah Madrasah Diniyah Al-Barokah, Rahmat Hidayat, S.Pd.I, yang berinisiatif menggerakkan masyarakat demi menyelamatkan sarana pendidikan agama di lingkungan setempat.
“Kami memulai rehabilitasi ini dengan niat baik dan semangat gotong royong. Meski tanpa bantuan anggaran dari pihak manapun, kami yakin dengan kebersamaan, insya Allah semua bisa berjalan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan besar agar proses pembangunan ini mendapat dukungan doa dari seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng, dan umumnya masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, keberadaan madrasah diniyah bukan hanya sebagai tempat belajar membaca Al-Qur’an dan ilmu agama, tetapi juga menjadi pondasi pembentukan akhlak generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Tak lupa, ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu, baik tenaga, material, maupun dukungan moril dan materiil.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para orang tua siswa dan para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya di jalan Allah SWT. Semoga Allah membalas segala kebaikannya dengan balasan yang berlipat ganda. Aamiin,” tambahnya.
Kegiatan rehabilitasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan agama masih sangat kuat. Di tengah keterbatasan, masyarakat tetap bergerak, bahu-membahu, demi masa depan pendidikan anak-anak mereka.
Madrasah Diniyah Al-Barokah hari ini bukan hanya sedang diperbaiki bangunannya, tetapi juga sedang dibangun kembali harapan, semangat, dan masa depan generasi penerus umat. ( RED )


















