Kepala Puskesmas Bojong Genteng Angkat Bicara, Ma Epon Harumkan Sukabumi Di Tingkat Jawa Barat

KALAPANUNGGALUPDATE.COM, Puskesmas Bojong Genteng, Kabupaten Sukabumi. — ( 31/12/2025 ).  Dedikasi tanpa lelah selama puluhan tahun akhirnya berbuah manis. Ma Epon, seorang paraji (dukun beranak) asal Kampung Berekah RT 04/01, Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, sukses mengharumkan nama daerah setelah meraih Penghargaan Paraji Terbaik dari Gubernur Jawa Barat.

Penghargaan prestisius tersebut menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian panjang Ma Epon yang telah mendampingi persalinan serta menjaga kesehatan ibu dan anak sejak tahun 1997 hingga saat ini. Lebih dari dua dekade, Ma Epon konsisten hadir di tengah masyarakat, menjadi garda terdepan dalam memastikan keselamatan ibu dan bayi, sekaligus menjembatani layanan kesehatan formal dengan kearifan lokal.

Penghargaan ini diserahkan dalam rangkaian acara Drama Musikal Rahvayana Kala Cinta di Jabar dan Anugerah Wira Dharma Jawa Barat Tahun 2025, yang digelar pada Selasa malam, 30 Desember 2025, bertempat di Sasana Budaya Ganesa (SABUGA) ITB, Kota Bandung. Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, H. Maskur Alawi, SKM., MM, sebagai perwakilan daerah.

Tak hanya satu, Kabupaten Sukabumi berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus. Capaian ini merupakan pengakuan atas keberhasilan pelaksanaan kemitraan kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam pelayanan persalinan yang dinilai berjalan efektif dan berkelanjutan.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari sinergi kuat antara bidan, kader kesehatan, dan paraji di tingkat masyarakat. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam menekan risiko persalinan serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan bayi.

“Penghargaan ini memang diberikan kepada paraji yang bermitra, namun sejatinya merupakan keberhasilan kita bersama. Terima kasih kepada seluruh Bidan Koordinator (Bidko) atas dedikasi dan konsistensinya dalam menggiatkan kemitraan kesehatan ibu dan anak. Haturnuhun, dan tetap semangat,” ungkap perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.

Prestasi yang diraih Ma Epon menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara tenaga kesehatan formal dan kearifan lokal mampu memperkuat sistem pelayanan kesehatan. Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini diharapkan dapat menginspirasi paraji lainnya untuk terus berperan aktif mendukung program kesehatan pemerintah demi keselamatan ibu dan generasi masa depan.

(RED)