Kalapanunggalupdate.com , -(3/11/2025)Program “Kulkas” Penentas Stunting, Inovasi Jitu Desa Kalapanunggal dalam Peningkatan Gizi Warga
Desa Kalapanunggal kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya penurunan angka stunting melalui inovasi program berbasis potensi lokal. Salah satu terobosan unggulan yang kini mendapat perhatian luas adalah program “Kulkas”, singkatan dari Kolaborasi Ikan, Ayam Sehat, dan Tanaman Daun Kelor. Program inovatif ini digagas oleh Kepala Desa Kalapanunggal, Hendra Suhendra, dan dilaksanakan di Kampung Limus Amis RT 05 RW 02, Senin (03/11/2025).

Program “Kulkas” menjadi langkah konkret pemerintah desa dalam menyediakan sumber gizi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui penggabungan budidaya ikan mas dan nila serta pemeliharaan ayam petelur, masyarakat memperoleh sumber protein hewani yang terjangkau dan mudah diakses. Selain itu, tanaman kelor yang dikenal kaya nutrisi juga menjadi bagian integral dari upaya peningkatan gizi keluarga.

Tidak hanya fokus pada peningkatan kesehatan, program ini juga menonjolkan aspek pemberdayaan masyarakat, terutama melalui keterlibatan ibu-ibu PKK dan kader desa. Mereka berperan aktif dalam proses pengelolaan, panen hingga pengolahan hasil budidaya menjadi menu makanan sehat dan menarik bagi anak-anak. Makanan bernutrisi tersebut kemudian dibagikan langsung ke rumah warga, memastikan distribusi gizi tepat sasaran.
“Alhamdulillah, program Kulkas ini sudah berjalan sekitar dua tahun dan mendapat respon sangat positif dari masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga mampu menurunkan potensi stunting di Desa Kalapanunggal,” ujar Kepala Desa Kalapanunggal, Hendra Suhendra.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai standar kesehatan, Pemerintah Desa Kalapanunggal juga menggandeng Posyandu dan Puskesmas setempat. Kolaborasi ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Percepatan Penurunan Stunting yang dicanangkan pemerintah pusat.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah desa, lembaga kesehatan, serta masyarakat, Desa Kalapanunggal optimistis menjadi salah satu contoh desa inovatif dalam penanganan stunting berbasis pemberdayaan lokal dan ketahanan pangan keluarga. Program “Kulkas” membuktikan bahwa inovasi sederhana namun tepat sasaran mampu membawa perubahan besar bagi masa depan generasi yang lebih sehat dan unggul.
Kontributor: AGUS YI
Editor: WR


















